Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Intervensi Asuhan Keperawatan Pada Ascariasis

Tulisan ini akan membahas mengenai intervensi asuhan keperawatan pada ascariasis. Ascariasis adalah salah satu penyakit tropis yang disebabkan oleh parasit Ascaris lumbricoides, yaitu nematoda besar (cacing gelang) yang menginfeksi manusia di saluran pencernaan dan membutuhkan infeksi manusia untuk menyelesaikan siklus hidupnya yang kompleks. Spesies lain, Ascaris suum, yang menginfeksi babi terkadang dapat menginfeksi manusia.

Ascaris lumbricoides juga dikenal sebagai cacing gelang, merupakan parasit nematoda yang dapat menginfeksi manusia dengan berada di saluran pencernaan atau di area tubuh lain seperti paru-paru.

Keperawatan ascariasis
Foto by Calicut Medical College from: wikimedia.org

Cacing memiliki penyebaran di seluruh dunia tetapi paling umum di daerah tropis dan subtropis di mana manusia memiliki sanitasi yang buruk dan di mana kotoran manusia digunakan sebagai pupuk tanah. Banyak orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala, tetapi ketidaknyamanan perut atau batuk adalah dua gejala utama infeksi. Cacing gelang adalah parasit nematoda terbesar yang hidup di usus manusia.

Tanda dan gejala

Masa inkubasi bervariasi karena siklus hidup parasit dapat memakan waktu empat hingga delapan minggu untuk diselesaikan. Tanda dan gejala infeksi nematoda oleh Ascaris lumbricoides dapat meliputi:

  • Ketidaknyamanan perut
  • Kram perut
  • Pembengkakan perut (terutama pada anak-anak)
  • Batuk  atau mengi
  • Terdapat cacing gelang dan telurnya di dalam tinja

Uji diagnostik

Diagnosis infeksi dilakukan dengan memeriksa sampel tinja dari pasien menggunakan mikroskop untuk mengidentifikasi telur Ascaris lumbricoides. Dalam beberapa kasus, partikel tinja terkonsentrasi untuk meningkatkan kemungkinan menemukan telur nematoda.

Tes lain yang menunjukkan infeksi termasuk tes darah yang menunjukkan eosinofilia (peningkatan sel darah putih), Pemeriksaan rontgen perut atau USG dapat mendeteksi cacing dalam jumlah besar di usus.

Penanganan

Perawatan anthelmintik efektif untuk ascariasis. Obat-obatan seperti

  • Albendazole dosis tunggal (Albenza) atau mebendazole (Vermox) adalah obat pilihan untuk ascariasis.
  • Obat lain seperti ivermectin (Stromectol), levamisole (Ergamisol), pyrantel pamoate (Pin Rid, Pin X), nitazoxanide, dan piperazine citrate juga telah digunakan secara efektif.
  • Pyrantel pamoate jika wanita hamil. obat lain seperti mebendazole dan albendazole dapat menyebabkan efek teratogenik pada janin.


Intervensi Asuhan Keperawatan

  • Isolasi tidak dipedukan, cukup dengan membuang tinja dan sprei kotor dengan benar, menggunakan tindakan pencegahan standar.
  • Beri tahu pasien bahwa ia bisa mencegah infeksi kembali dengan mencuci tangannya sampai bersih, terutama sebelum makan dan setelah defekasi, dan dengan mandi dan mengganti pakaian dalamnya dan sprei tempat tidur setiap hari.
  • Beri tahu pasien mengenai efek merugikan dari obat yang diberikan padanya.
  • Waspada bahwa piperazine mempunyai kontraindikasi terhadap pasien yang menderita gangguan sawan dan bisa menyebabkan rasa tidak nyaman di perut, pusing, dan urtikaria.Pyrantel membuat tinja dan vomitus berwarna merah, dan bisa menyebabkan rasa tidak nyaman di perut, pusing, dan ruam; albendazole dan mebendazole bisa menyebabkan nyeri abdominal dan diare.


Sumber :

  1. Charles Patrick Davis. 2020. Ascariasis Disese. Medicine Net
  2. Nursing. Seri Untuk Keunggulan Klinis (2011). Menafsirkan Tanda dan Gejala Penyakit. Jakarta: PT Indeks
Elisa Oktaviana, Ners M.Kep
Elisa Oktaviana, Ners M.Kep Praktisi dan Dosen di Program Studi S1 Keperawaatan Stikes Yarsi Mataram.

Posting Komentar untuk "Intervensi Asuhan Keperawatan Pada Ascariasis"