Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Cara Alami Meningkatkan Kesuburan Yang Sudah Terbukti Secara Ilmiah

Kemandulan atau infertilitas, di definisikan sebagi ketidak mampuan atau kegagalan pasangan untuk mendapatkan kehamilan setelah berhubungan rutin selama 12 bulan. 

Dalam penanganan infertilitas, mutlak membutuhkan kerjasama pasangan, baik laki-laki ataupun perempuan. Pada laki-laki, penyebab terbesar gangguan kesuburan adalah penurunan kualitas spermatozoa, baik jumlah, motilitas, atau morfologinya.

Salah satu faktor yang mempengaruhi kesuburan pasangan adalah gaya hidup. Jika ingin punya momongan, salah satu syaratnya adalah memilki kondisi tubuh yang prima, agar suami bisa membuahi, dan istri bisa mengandung dan melahirkan bayi yang sehat.

Faktor selanjutnya adalah nutrisi, dimana nutrisi sangat penting untuk produksi dan implantasi sel telur yang sehat pada wanita. Sedangkan pada pria nutrisi sangat di butuhkan untuk bisa menghasilkan spermatozoa yang berkualitas.

Sama seperti wanita, faktor gaya hidup seperti kebiasaan merokok, berat badan berlebih atau obesitas, konsumsi alkohol, dan status kesehatan secara umum akan berkontribusi pada rendahnya kadar testosteron dan mempengruhi kualitas dan kuantitas spermatozoa. Apalagi jika ditambah dengan usia yang sudah semakin tua.

Menerapkan gaya hidup yang sehat dan beberapa hal lainnya, bisa menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kesuburan. 

Berikut adalah beberapa cara alami dalam meningkatkan kesuburan pasangan:

Berhenti Merokok Dan Minum Alkohol

Beberapa penelitian sudah membuktikan bahwa merokok akan menurunkan tingkat kesuburan hingga 40%. Merokok juga akan mempengaruhi usia sel menjadi 10 tahun lebih tua dari usia sebenarnya. Pada wanita, merokok bisa mempercepat datangnya masa menopause 3 tahun lebih cepat daripada usia semestinya.

Asap rokok dan alkohol juga akan berpengaruh terhadap produksi hormon. Jikapun bisa hamil, kebiasaan merokok akan menyebabkan resiko munculnya gangguan perkembangan pada bayi yang ada didalam kandungan meningkat. 

Hal lain yang merupakan dampak negatif asap rokok dan alkohol adalah pengaruhnya terhadap penurunan libido. Jika libido menurun, maka dorongan untuk melakukan hubungan intim dengan pasangan akan berkurang, sehingga memperkecil kemungkinan terjadinya kehamilan.

Pada pria, kandungan rokok akan menurunkan jumlah produksi, motilitas,   dan menurunkan kualitas spermatozoa. Akibatnya, ini akan mengurangi kemampuan spermatozoa untuk membuahi sel telur.

Pada wanita, zat-zat beracun yang terdapat di dalam rokok akan menyebabkan timbulnya penipisan dinding rahim atau uterus. Dampak lain rokok juga mengganggu fungsi ovarium dalam memproduksi dan melepaskan sel telur (proses ovulasi).

Konsumsi alkohol juga dapat menyebabkan gangguan pada sekresi hormon. Karena begitu memasuki tubuh, zat-zat yang terdapat di dalam rokok dan alkohol yang sebagian besar bersifat racun, akan di netralkan oleh hati. Jika jumlahnya terlalu banyak dan tidak bisa di netralisir lagi, maka akan terjadi penumpukan. Penumpukan racun ini akan menyebabkan ketidak seimbangan hormon yang berdampak terhadap penurunan kesuburan. Pada wanita, penumpukan racun akan mengganggu keseimbangan kadar estrogen dan progesteron.

Konsumsi alkohol berlebihan pada pria akan mempengaruhi kuantitas dan kualitas spermatozoa. Hal ini terjadi karena alkohol akan mengganggu kadar glukosa darah. Kelebihan glukosa darah bisa menyebabkan kerusakan spermatozoa dan menghancurkan vitamin B penting yaitu asam folat.

Perhatikan Berat Badan dan kadar lemak tubuh.

Kelebihan berat badan dan kadar lemak tubuh yang tinggi akan menurunkan tingkat kesuburan. Namun kadar lemak yang terlalu rendah, misalnya pada perempuan juga akan berdampak tidak baik terhadap kesuburan, bisa menyebabkan terjadinya gangguan menstruasi.  Jadi usahakan selalu bisa mempertahankan berat badan yang ideal.

Di sisi lain, kadar lemak tubuh yang tinggi juga dikaitkan dengan kadar SHGB, yang merupakan protein pengikat  hormon reproduksi yang diproduksi oleh hati. Kekurangan protein SHGB ini akan menyebabkan kelebihan kadar estrogen dan dapat meyebabkan peningkatan berat badan, kelelahan, dan insomnia.

Untuk yang sudah memiliki berat badan ideal, pastikan untuk tetap mempertahankannya agar tetap stabil. Konsumsi makanan yang sehat,  perbanyak buah dan sayur, dan hindari konsumsi gula berlebih. Jika memasak dan memproses makanan sebaiknya jangan sampai terlalu matang agar tidak mengurangi kandungan gizinya.

Selain konsumsi makanan yang sehat, hal penting lainnya untuk memepertahankan berat badan ideal adalah olahraga teratur. Jadwalkan olahraga  disela-sela kegiatan rutin harian. Jika kantor anda di lantai atas, menggunakan tangga adalah pilihan yang lebih bijak daripada setiap hari naik lift.

Lakukan apapun yang bisa menjaga agar berat badan tetap ideal yang pada akhirnya berpengaruh signifikan terhadap tingkat kesuburan.

Kelola Stress Dengan Baik

Sejumlah besar penelitian membuktikan bahwa stress mengaktifkan dan meningkatkan respon syaraf simpatis, yang pada akhirnya akan meningkatkan produksi hormon stres yaitu kortisol.

Kortisol dapat menyebabkan ketidak seimbangan hormon dan organ reproduksi, peningkatan teanan darah, masalah gangguan tidur, dan menurunkan libido.

Tingkat stress yang tinggi juga akan mempengaruhi gaya hidup. Orang dengan tingkat stress yang tinggi cenderung untuk memmpraktekan gaya hidup yang tidak sehat, seperti minum alkohol, merokok, makan terlalu banyak gula, dan konsumsi kafein. Sebagian besar kebiasaan ini akan mempengaruhi tingkat kesuburan. 

Lakukan aktifitas aktifitas yang bisa menurunkan tingkat stress, seperti berjalan-jalan di tempat terbuka, mengikuti kelas yoga, atau aktifitas rekreatif lainnya.

Pengamatan mengenai dampak stress pada kesuburan dan pengaruhnya terhadap konsepsi telah dilakukan beberapa waktu terakhir. Sebuah penelitian terhadap 501 pasangan di Amerika, mendapatkan bahwa 29% ketidak suburan terjadi pada pasangan yang memilki tingkat stress tinggi.

Perhatikan Faktor lingkungan

Walaupun sering diabaikan, faktor lingkungan juga ternyata bisa mempengaruhi tingkat kesuburan pasangan. Sebagian besar produk-produk yang beredar di lingkungan sekitar kita, terutama makanan, pestisida, dan bahan kimia. 

Pengguanaan pestisda berlebih untuk mengontrol hama di lahan pertanian akan berdampak negatif, karena bahan pangan baik buah atau sayuran yang di hasilkan tentu sedikit tidak akan terpapar dengan zat tersebut. Jika dikonsumsi terus menerus akan mempengaruhi kesehatan dan kesuburan kita. Demikian juga dengan penggunaan hormon untuk mempercepat produksi dalam bidang peternakan.

Faktor lingkungan lain yang perlu juga diperhatikan adalah radiasi dan panas. Pada laki-laki, radiasi dan panas sangat mempengaruhi produksi spermatozoa. Beberapa kebiasaan yang berdampak buruk dalam hal ini seperti menyimpan ponsel di saku celana depan, atau kebiasaan menggunakan laptop dengan cara dipangku.

Radiasi dan panas dari ponsel dan laptop, bisa menjadi pengaruh yang buruk bagi kuantitas dan kualitas spermatozoa laki-laki. Dalam hal ini, termasuk juga kebiasaan-kebiasaan spele lainnya seperti penggunaan celana yang terlalu ketat, sauna, dan lain-lain. 

Konsumsi Suplemen yang mengandung Selenium dan Seng

Selenium dan seng merupakan mineral yang penting untuk kesuburan dan membantu perkembangan embrio terutama kesehatan sperma. Bagi tubuh secara keseluruhan, selenium dan seng berperan dalam optomalisasi sistem kekebalan tubuh.

Pada pria, Mineral seng terbukti memperbaiki struktur dan fungsi spermatozoa, sekaligus meningkatkan motilitas agar pergerakan spermatozoa pada saat pembuahan bisa maksimal.

Untuk wanita, mineral seng diperlukan untuk menjaga keseimbangan hormon estrogen dan progesteron. Keseimbangan kedua hormon ini akan berpengaruh pada pembentukan dan kesehatan sel telur .

Selain dalam bentuk suplemen, beberapa jenis makanan memiliki kandungan seng yang tinggi,  seperti makanan laut, daging kambing, daging sapi, kacang-kacangan, biji labu, dan kacang polong.

Selenium juga merupakan mineral yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesuburan. Selenium berperan dalam membantu melindungi tubuh dari radikal bebas dan mencegah kerusakan kromosom.

Pada pria, kekuranagn selenium akan menyebabkan penurunan kuantitas, kualitas, dan motilitas spermatozoa. Pada wanita, kekurangan selenium akan menyebabkan komplikasi kehamilan, keguguran, dan mengganggu kesehatan janin.

Jenis nutrisi lain yang juga sangan berperan dalam kesuburan adalah Vitamin E. Vitamin E berperan besar untuk produksi spermatozoa sehat dengan motilitas dan vitalitas tinggi. Pada perempuan, Vitamin E meningkatkan fase luteal (fase subur) menjadi lebih lama sehingga peluang pembuahan akan meningkat.

Tingkatkan Konsumsi Asam Amino 

Khusus untuk pria, konsumsi asam amino L-arginin dan L-karnitin berdampak baik bagi kesuburan. Sebuah penelitian menunjukan bahwa L-arginine meningkatkan motilitas sperma, dan jumlah sperma total. Selain itu, L-arginin juga berdampak terhadap peningkatan libido.

L-arginin dan L-Karnitin banyak terdapat dalam biji labu, kacang kacangan, daging merah, kalkun, dan alpukat.

Tingkatkan Konsumsi Asam Folat

Asam folat memiliki peran penting dalam persiapan maupun selama proses kehamilan. Asam folat penting untuk membantu  mencegah timbulnya kececatan pada bayi yang dilahirkan. Konsumsi asam folat yang direkomendasikan yaitu 400 mcg.

Asam folat banyak terdapat pada sayuran berdaun hijau. Selain itu asam folat juga tersedia dalam bentuk suplemen yang di jual bebas di toko obat atau Apotek.

Kesimpulan

Salah satu hal yang paling diinginkan oleh orang yang sudah menikah adalah memilki keturunan. Namun tidak semua bisa mendapatkannya dengan mudah. Ada beberapa pasangan yang belum dikaruniai momongan bahkan setelah berpuluh puluh tahun menikah.

Ada yang menyerah dan mengatakan “memang mungkin belum rezekinya”. Padahal masih banyak upaya yang bisa dilakukan. Bukankah kita selalu di minta untuk menyempurnakan ikhtiar dulu baru berpasrah.

Banyak Faktor yang menyebabkan Infertilitas, seperti kesehatan, kelainan  anatomi,  kebiasaan dan gaya hidup, kebugaran, bahkan Genetika. 

Untuk  faktor seperti Kesehatan, kelainan antomi, dan genetika sebaiknya  meminta bantuan Dokter. Nanti oleh dokter akan diberikan pilihan penatalaksanaan yang bisa menjadi alternatif untuk mengatasinya.

Faktor lain, seperti gaya hidup dan kebugaran dapat kita rubah sendiri, asalkan ada kemauan yang serius. Termasuk beberapa cara dan tips di atas, bisa kita laksanakan secara mandiri, Sehingga bisa meningkatkan kesuburan pasangan agar memperbesar kemungkinan terjadinya pembuahan dan kehamilan.

Zul Hendry , Ners., M.Kep
Zul Hendry , Ners., M.Kep Dosen Tetap Program Studi Keperawatan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Mataram

Posting Komentar untuk "Cara Alami Meningkatkan Kesuburan Yang Sudah Terbukti Secara Ilmiah"