bR7izkJOiKy1QUHnlV5rpCDjiDlVyiP6q1XpDxAH
Bookmark

Manfaat Terapi Alam Bebas atau Ekoterapi Bagi Kesehatan

Menurut sebuah penelitian tahun 2018 yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Psychology, ketika kita kehilangan hubungan dengan alam, dapat menyebabkan kerugian bagi manusia yang mengakibatkan waktu pemulihan lebih lambat, kesusahan, dan berkurangnya kesejahteraan. 

Banyak penelitian telah menemukan bahwa berada di luar ruangan di alam memiliki efek menenangkan alami dan dapat membantu mengelola masalah seperti depresi, kecemasan, PTSD, kelelahan, gangguan penyalahgunaan obat dan insomnia. 

Inilah penyebabnya mengapa terapi alam atau ekoterapi direkomendasikan selama krisis covid-19, untuk membantu mengatasi isolasi sosial dan akibat psikososial yang ditimbulkan.

Manfaat Terapi Alam Bebas atau Ekoterapi Bagi Kesehatan
Image by Bhikku Amitha from Pixabay 

Apa itu Terapi Alam (Ekoterapi)

Terapi alam atau Ekoterapi juga disebut ekopsikologi, adalah pendekatan kesehatan mental yang memanfaatkan efek positif alam untuk meningkatkan rasa sejahtera seseorang. Terapi ini dilakukan dengan cara menghabiskan waktu di luar ruangan seperti berkebun, berolahraga di luar, atau sekadar berbaring di pantai atau di taman.

Para peneliti sering menyebut intervensi ekoterapi sebagai “terapi lingkungan” dan “terapi dengan bantuan hewan”. 

Terapi alam direkomendasikan untuk hampir semua orang, seperti anak-anak dan orang tua. Efeknya cukup menjanjikan seperti yang terdokumentasi dalam beberapa penelitian, terutama untuk orang yang hidup dengan gangguan mental.

Jenis  Terapi alam atau ekoterapi

Ada berbagai caraberbeda untuk mempraktikkan ekoterapi, tergantung pada lokasi, kemampuan fisik, dan preferensi. Beberapa kegiatan terpai alam atau ekoterapi yang populer antara lain:

  • Berjalan jalan di luar ruangan, seperti di taman, di jalan setapak, dan lain-lain.
  • Mendaki gunung, perbukitan, hutan, atau di mana pun yang dapat diakses
  • Berkebun (juga disebut terapi hortikultura)
  • Berbaring atau berjalan di pantai dan berenang di laut
  • Bersepeda atau berlari di luar ruangan
  • Mengamati burung
  • Earthing (berjalan tanpa alas kaki di permukaan bumi)
  • Menghabiskan waktu di luar ruangan dengan hewan, seperti kuda atau anjing peliharaan.
  • Melihat bintang (berbaring di luar ruangan di malam hari dan melihat ke langit)
  • Piknik di rerumputan
  • Memberikan kembali kepada alam dengan mengumpulkan sampah, menanam pohon, membersihkan pantai, taman, dan lain-lain.

Manfaat Terapi Alam (ekoterapi)

1. Dapat Membantu Mengelola Depresi

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dan orang dewasa dapat mengalami peningkatan suasana hati dan mendapatkan lebih banyak ketahanan terhadap stres ketika secara teratur menghabiskan waktu di luar ruangan. 

Sebagai contoh, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Mind menemukan bahwa 95 persen partisipan yang diwawancarai mengatakan suasana hati mereka membaik setelah menghabiskan waktu di luar ruangan.

Selain itu, orang yang mempraktikkan ekoterapi tampaknya mendapat manfaat berupa tingkat harga diri dan motivasi yang lebih tinggi, yang mengarah pada fokus dan konsentrasi yang lebih besar.

2. Memiliki Efek Relaksasi dan Menenangkan yang Alami

Terapi alam atau ekoterapi adalah salah satu cara untuk membangun dan mempertahankan kebiasaan mindfulness. Ekoterapi telah terbukti bermanfaat bagi mereka yang memiliki gejala kecemasan dan PTSD, dan mengarah pada pengurangan "hormon stres" seperti kortisol.

Melakukan hal-hal di luar ruangan terutama alam bebeas seperti berjalan, bermeditasi, hiking, dan lain-lain secara alami dapat membuat rileks karena membantu kita terserap dalam lingkungan dan mengalihkan kita dari rasa sakit dan pikiran yang tidak menyenangkan. 

Penyerapan ini dapat disebabkan oleh suara alam ditambah pemandangan hijau atau warna-warni, yang memiliki efek positif pada sistem saraf dan membantu mengurangi gejala seperti pikiran yang jenuh, detak jantung yang cepat, ketegangan otot, dan gangguan fokus.

3. Dapat Meningkatkan Energi dan Mencegah Kelelahan

Banyak orang menemukan bahwa istirahat sepanjang hari dan keluar rumah dapat membantu meningkatkan suasana hati dan memulihkan energi mereka, apalagi setelah bekerja di depan layar atau pekerjaan rutin yang menguras tenaga. 

Sedikitnya 10 menit yang dihabiskan di ruang alami telah terbukti efektif dalam meningkatkan suasana hati, fokus dan kondisi fisiologis seperti tekanan darah dan detak jantung.

Beberapa jenis ekoterapi juga dapat berfungsi sebagai bentuk olahraga sedang, seperti berkebun, bersepeda, berjalan kaki, atau berenang.

Berolahraga secara teratur di luar ruangan memiliki banyak manfaat bagi pikiran dan tubuh, termasuk memiliki dampak positif pada tidur, harga diri, dan fungsi kekebalan tubuh

Eciterapi bahkan lebih bermanfaat jika melibatkan paparan sinar matahari, yang dapat membantu Anda mempertahankan kadar vitamin D normal dan penting untuk kesehatan otak, kekebalan tubuh, dan kognitif.

4. Meningkatkan Koneksi Sosial dan Rasa Memiliki

Alam memiliki cara untuk membuat kita merasa terhubung satu sama lain, dunia yang lebih besar dan diri kita sendiri. Sebuah penelitian keperawatan jiwa tahun 2019 menemukan bahwa waktu yang dihabiskan di alam, seperti berkebun dengan komunitas, dapat menyebabkan kesejahteraan emosional yang lebih besar karena dapat mengarah pada wawasan yang lebih besar tentang penyakitnya sendiri dan berkontribusi pada peningkatan perasaan tenang dan memiliki pada orang dengan depresi dan kecemasan.

Dalam penelitian ini, peserta melaporkan peningkatan suasana hati dan perilaku yang lebih pro-sosial, rasa kebersamaan yang lebih besar, rasa memiliki, tujuan bersama, dan isolasi yang berkurang, serta perasaan teralihkan dari pikiran yang tidak menyenangkan.

Selain berkebun komunitas, kegiatan terapi alam lainnya yang dapat membantu mengurangi kesepian antara lain olahraga di luar ruangan, meditasi, atau kelas seni. 

Berkemah dengan orang lain, melakukan pendakian kelompok dan berjalan dengan teman olahraga juga merupakan cara untuk terhubung secara sosial sambil mendapatkan manfaat dari efek positif dari alam bebas.

Cara Melakukan Terapi Alam atau Ekoterapi

Terapi alam bebas atau ekoterapi
Image by Virginia State Parks on flickr

Apakah Anda tinggal dekat dengan pantai, bendungan, hutan, gunung atau yang lain. Terdapat berbagai cara untuk mempraktikkan ekoterapi. Berikut adalah beberapa ide terapi alam tergantung pada lokasi dan jenis kegiatan yang paling disukai:

  • Buat taman di halaman belakang rumah, atau berjalan jalanlah ke taman kota sambil bersosialisasi.
  • Berkebun sendirian bisa sangat tenang dan berfungsi sebagai bentuk meditasi dalam banyak hal, sementara berkebun bersama orang lain adalah cara yang baik untuk bersosialisasi dan mengenal tetangga baru. 
  • Luangkan waktu dengan hewan, termasuk hewan peliharaan. Kunjungi kandang kuda, sapi, kambing, atau peternakan lokal, atau ajak anjing peliharaan berjalan-jalan di tempat yang indah.
  • Pergi berkemah.
  • Membuati api unggun di pantai di suatu tempat yang aman.
  • Lakukan olahraga di luar ruangan, seperti berlari atau berjalan di jalan setapak, atau jogging di sepanjang pantai.
  • Cobalah melukis di luar ruangan atau kelas seni. Atau cukup bawa karya seni, kerajinan tangan, atau buku sendiri ke luar.
  • Ikuti kelas yoga, tai chi, meditasi, atau senam di luar ruangan. Kegiatan Ini sering ditawarkan di taman taman umum atau taman kota, di pantai tertentu atau di luar ruangan di pusat rekreasi.
  • Cobalah mandi di sungai yang masih alami dan bersih hutan. 
  • Temukan hutan lokal atau bahkan taman, duduk atau berbaring di tempat yang nyaman, lalu latih semua indra saat memperhatikan lingkungan, mendengarkan suara alam dan menikmati momen itu.
  • Mendaftar di program petualangan. Program Ini tersedia untuk orang dewasa dan anak-anak dan biasanya melibatkan hiking dengan kelompok, berkemah, mendaki gunung dan kegiatan luar ruangan lainnya.
  • Temukan cara untuk memberi kembali kepada alam. Seperti daur ulang sampah, pengomposan, dan menurunkan produksi CO2 dengan bersepeda ke kantor atau mengurangi penggunaan kendaraan bermotor.

Kesimpulan

Ekoterapi juga disebut ekopsikologi dan terapi alam, metode ini adalah pendekatan kesehatan mental yang memanfaatkan efek positif dari alam untuk meningkatkan rasa sejahtera seseorang.

Ekoterapi atau terapi alam dilakukan dengan  menghabiskan waktu di luar ruangan dengan berbagai cara untuk membantu mengurangi kecemasan, depresi, kelelahan, motivasi rendah, kesepian dan masalah lainnya.

Contoh kegiatan ekoterapi antara lain berkebun, berolahraga di luar, berbaring di pantai atau di taman, hiking, bermeditasi di luar ruangan, mandi hutan, berenang di laut, dan lain-lain.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari ekoterapi, pertimbangkan untuk bergabung dengan kelompok atau komunitas, mengikuti kelas di luar ruangan, berolahraga di bawah sinar matahari, dan berlatih menjadi sadar dan menggunakan semua indera saat berada di alam bebas.


Referensi:
  1. Jillian Levy CHHC. 2021. ‘Ecotherapy: Benefits of Nature Therapy and How to Do it’. Dr Axe
  2. James K Summers & Deborah N Vivian. 2018. ‘Ecotherapy-A Forgotten Ecosystem Service: A Review’. Frontier in Psychology DOI.10.3389/fpsyg.2018.01389
  3. T. Williams et.al. 2020. 'A Systematic Review of Randomised Controlled Trials on the Effectiveness of Ecotherapy Interventions for Treating Mental Disorders'. Medrxiv. Doi: https://doi.org/10.1101/2020.09.25.2020.525
  4. Huibrie.C. Pieters et.al. 2019. ‘Gardening on a psychiatric Inpatient unit: Cultivating recovery’. Archives Of Psychiatric Nursing. Volume 33. DOI: https://doi.org./10.1016/j.apnu.2018.10.001