bR7izkJOiKy1QUHnlV5rpCDjiDlVyiP6q1XpDxAH
Bookmark

Download Resume Makalah Kraniotomi

Kraniotomi adalah operasi pengangkatan bagian tulang dari tengkorak untuk mengekspos bagian otak. Ahli bedah menggunakan alat khusus untuk mengangkat bagian tulang (flap tulang). Setelah operasi otak, ahli bedah mengganti penutup tulang dan menempelkannya ke tulang di sekitarnya dengan pelat dan sekrup titanium kecil. 

Jika bagian dari tulang tengkorak diangkat dan tidak segera diganti, itu disebut kraniektomi. Prosedur ini dilakukan jika pembengkakan otak mungkin terjadi setelah operasi otak atau jika penutup tulang tengkorak tidak dapat diganti karena alasan lain.

Setelah beberapa minggu hingga bulan, pasien mungkin menjalani operasi lanjutan yang disebut kranioplasti. Selama cranioplasty, bagian tengkorak yang hilang akan diganti dengan tulang asli, pelat logam, atau bahan sintetis.

Download Resume Makalah Konsep Kraniotomi
Photo by Mathrock on wikimedia.org

Untuk beberapa prosedur kraniotomi, dokter menggunakan MRI atau CT scan. Pencitraan membantu memandu dokter ke tempat yang tepat di otak yang akan dirawat. Ketika komputer dan pencitraan digabungkan untuk membuat gambar 3-D, itu disebut kraniotomi yang dipandu gambar atau kraniotomi stereotaktik.

Kraniotomi dapat dilakukan dengan berbagai alat yang membantu ahli bedah melihat area otak. Seoperti kaca pembesar, mikroskop, kamera dengan resolusi tinggi, atau endoskop. Kraniotomi dengan endoskopi dilakukan dengan tabung kecil yang dipasang pada kamera ke otak melalui lubang kecil di tengkorak.

Indikasi Kraniotomi 

Dokter dapat melakukan kraniotomi karena berbagai indikasi, antara lain:

  • Mendiagnosis, menghilangkan, atau mengobati tumor otak
  • Mengeluarkan darah atau bekuan darah dari pembuluh darah otak yang bocor
  • Menghapus malformasi arteriovenosa (AVM)
  • Mengeluarkan dan membersihkan kantong berisi nanah yang terinfeksi (abses)
  • Memperbaiki patah tulang tengkorak
  • Memperbaiki robekan pada lapisan selaput otak seperti duramater
  • Meringankan tekanan di dalam otak (tekanan intrakranial) dengan menghilangkan area otak yang rusak atau bengkak yang mungkin disebabkan oleh cedera traumatis atau stroke
  • Mengobati epilepsi
  • Pemasangan Perangkat stimulator implan untuk mengobati gangguan gerakan seperti penyakit Parkinson atau sejenis gangguan gerakan yang disebut distonia
  • Mengobati hidrosefalus

Lebih jelasnya tentang Resume konsep  Kraniotomi, selahkan di unduh melalui tombol Download dibawah ini: