Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Intervensi Asuhan Keperawatan Pada Kardiomiopati Restriktif

Hallo teman-teman Repro Note, Kali ini kita akan membahas mengenai Intervensi Asuhan Keperawatan pada pasien dengan kardiomiopati restriktif.

Kardiomiopati restriktif adalah gangguan muskular miokardial dan ditandai dengan terbatasnya pengisian ventrikular (akibat dari hipertrofi ventrikular kiri) dan fibrosis dan penebalan endokardial. Miokardium gagal berkontraksi secara menyeluruh saat sistole, sehingga menyebabkan tingkat output kardiak rendah. Jika parah, kondisi ini tidak reversibel.

Kardiomiopati restriktif merupakan bentuk kardiomiati yang paling langka, adalah suatu kondisi dimana dinding bawah jantung (ventrikel) kaku secara abnormal dan tidak memiliki fleksibilitas untuk mengembang saat ventrikel terisi dengan darah.

Gambar by npatchett from: wikimedia.org

Fungsi sistolik ventrikel mungkin normal tetapi fungsi diastolik (kemampuan jantung untuk mengisi darah) tidak normal. Oleh karena itu ventrikel lebih untuk terisi dengan darah dan seiring waktu jantung kehilangan kemampuan untuk memompa darah dengan benar yang menyebabkan gagal jantung.

Dari aspek asuhan keperawatan, Intervensi pada pasien dengan kardiomiopati meliputi keperawatan pada fase akut, pemberian dukungan psikologis, dan persiapan pasien pulang.

Penyebab 

  • Tidak diketahui 
  • Mutasi gen protein kontraktil sarkomer dan troponin I kardiak (TNNI3) 
  • Sindrom kardiomiopati restriktif: manifestasi amiloidosis akibat infiltrasi amiloid ke dalam ruang intraselular di miokardium, endokardium, dan subendokardium.
  • Penumpukan jaringan parut
  • Kelebihan zat besi (hemocromatosis) di jantung
  • Kemoterapi atau paparan radiasi di dada
  • Penyakit sistemik lainnya (sarkoidosis)

Tanda dan gejala 

  • Nyeri dada 
  • Output kardiak berkurang, sehingga menyebabkan gagal jantung 
  • Letih 
  • Edema tergeneralisasi 
  • Hati melembung 
  • Ortopnea 
  • Pucat 
  • Sianosis periferal 
  • Ritme S3 atau S4 kencang 
  • Desir sistolik mitral dan insufisiensi trikuspid 

Uji diagnostik 

  • Sinar-X dada menunjukkan kardiomegali raksasa di stadium atas, yang menyerang keempat bilik jantung, efusi perikardial, dan kongesti pulmoner.
  • Ekokardiografi menyingkirkan perikarditis konstriktif sebagai penyebab terbatasnya pengisian dengan mendeteksi peningkatan masa otot ventrikular kiri dan perbedaan dalam tekanan akhir diastolik antara ventrikel.
  • Elektrokardiografi bisa menunjukkan kompleks voltase rendah, hipertrofi, kelainan konduksi antrioventrikular, atau aritmia.
  • Pulsasi arterial memperlihatkan blunt carotid upstroke dengan volume kecil.
  • Kateterisasi kardiak menunjukkan kenaikan tekanan akhir diastolik ventrikular kiri dan menyingkirkan perikarditis konstriktif sebagai penyebab terbatasnya pengisian.

Penanganan 

  • Glikosida kardiak, diuretik, dan makanan dengan natrium terbatas berguna bagi pasien karena meringankan gejala gagal jantung.
  • Vasodilator misalnya issorbide dinitrate (Isordil), prazosin (Minipres), dan hydralazine bisa diberikan untuk mengontrol gagal jantung yang sulit disembuhkan.
  • Terapi antikoagulan dilakukan untuk mencegah tromboflebits pada pasien yang beristirahat di ranjang dalam waktu lama.

Intervensi Asuhan Keperawatan 

  • Jika pasien berada dalam fase akut, pantau detak dan ritme jantung, tekanan darah, output urin, dan pembacaan tekanan arteri pulmoner untuk membantu memandu penanganan. 
  • Beri dukungan psikologis. Karena prognosis yang buruk bisa menyebabkan pasien resah dan depresi, bersikaplah mendukung dan pengertian, dan dorong pasien mengekspresikan ketakutannya. Sarankan ia mendapatkan konseling psikologis yang sesuai. 
  • Sebelum pasien pulang, minta ia melihat dan melaporkan tanda dan gejala toksisitas digoxin (anoreksia, mual, muntah, dan pandangan berwarna kuning), mencatat dan melaporkan kenaikan berat badan, dan, jika natrium harus dibatasi, menghindari makanan kaleng, makanan asam, daging asap, dan garam dapur. 


Referensi:

  1. Cleveland Clinic. Restrictive Cardiomyopathy. https://my.clevelandclinic.com
  2. Nursing. Seri Untuk Keunggulan Klinis (2011). Menafsirkan Tanda dan Gejala Penyakit. Jakarta: PT Indeks
Ida Radliyatul Fahmi, S.Kep., Ners
Ida Radliyatul Fahmi, S.Kep., Ners Perawat Ruang Cardio Vascular Care Unit (CVCU) RSUD Provinsi NTB

Posting Komentar untuk "Intervensi Asuhan Keperawatan Pada Kardiomiopati Restriktif"