Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Tips Merawat Ginjal Agar Tetap Sehat

Ginjal merupakan organ seukuran kepalan tangan yang terletak dibawah tulang rusuk. Setiap manusia memiliki dua buah ginjal, kiri dan kanan. Namun ada beberapa orang yang terlahir hanya memiliki satu buah ginjal, walaupun kasus ini sangat jarang ditemukan. 

Ginjal merupakan salah satu organ vital untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. Ginjal berfungsi mengolah limbah hasil metabolisme, mengontrol cairan, dan membuang zat-zat beracun dan kelebihan air dengan mengeluarkannya melaui kencing. Fungsi lain dari ginjal adalah menstimulasi proses pembentukan sel darah merah oleh tulang belakang.

Proses ini diperlukan untuk menjaga keseimbangan bahan kimia didalam tubuh agar tetap stabil. Ketika fungsi ginjal menurun atau terjadi kerusakan, maka dapat menimbulkan komplikasi serius yang mengancam jiwa.  

Merawat Ginjal Agar Tetap Sehat

Cara Kerja Ginjal

Setiap ginjal terdiri dari kurang lebih satu juta unit penyaringan yang disebut nefron. Setiap nefron memiliki filter yang disebut glomerulus dan tubulus. 

Nefron bekerja dalam dua langkah utama, yaitu glomerulus menyaring darah, dan tubulus membuang limbah serta mengembalikan zat yang masih dibutuhkan oleh tubuh ke darah.

Darah mengalir ke dalam nefron melalui sekelompok pembuluh darah kecil ke glomerulus. Dinding tipis glomerulus memungkinkan molekul, limbah, dan cairan yang lebih kecil masuk kedalam tubulus. Molekul yang lebih besar seperti protein dan sel darah merah akan tetap berada di pembuluh darah.

Saat cairan yang di saring bergerak sepanjang tubulus, pembuluh darah menyerap kembali sebagian besar air, bersama mineral yang masih dibutuhkan oleh tubuh. Selanjutnya, cairan dan limbah yang tersisa akan di buang melalui urin.

Darah mengalir ke ginjal melalui pembuluh yang disebut arteri renalis, yang merupakan percabangan dari aorta abdominalis. Arteri renalis ini bercabang menjadi pembuluh darah yang semakin kecil hingga darah mencapai nefron. Di nefron, darah akan disaring oleh glomerulus dan kemudian mengalir lagi keluar dari ginjal melalui vena ginjal.

Darah bersirkulasi melalui ginjal berkali kali sehari. Dalam sehari ginjal mennyaring sekitar 150 liter darah. Sebagian besar cairan dan mineral yang masih dibutuhkan akan diserap kembali ke dalam pembuluh darah. Sedangkan kelebihan cairan dan zat sisa akan di buang bersama urin.

Menjaga Kesehatan Ginjal

Menjaga kesehatan ginjal agar berfungsi normal sangat penting agar terhindar dari komplikasi serius yang dapat membahayakan.

Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai upaya untuk menjaga kesehatan ginjal:

1. Minum yang Cukup

Minum yang cukup akan membantu ginjal untuk tetap berfungsi dengan baik. Ginjal membutuhkan cairan untuk membersihkan dan mengeluarkan racun sisa metabolisme tubuh..  

Tingkat kebutuhan cairan yang tepat untuk masing-masing orang tergantung pada banyak faktor seperti olahraga, iklim, suhu, kondisi kesehatan, kehamilan dan menyusui.

Patokan umum yang sering di pakai untuk asupan cairan minimal adalah sekitar 2 liter per hari atau 8 gelas perhari dalam kondisi iklim yang sedang. Namun jumlah ini perlu disesuaikan dengan faktor faktor lain juga seperti yang disebutkan diatas.

Jika dalam perjalanan atau berolahraga, maka kebutuhan cairan akan meningkat, maka dibutuhkan lebih banyak konsumsi cairan untuk mengganti cairan yang keluar lewat keringat.

2. Makan Makanan Yang Sehat

Ginjal akan memecah dan mengurai sisa  metabolisme dari makanan apapun yang kita konsumsi. Makanlah makanan dengan diet seimbang sehingga seluruh kebutuhan gizi terpenuhi. Perbanyak buah dan sayur, dan kurangi konsumsi makanan asin atau berlemak.

Sebagian besar masalah ginjal muncul dari kondisi medis seperti Hipetensi (tekanan darah tinggi), Diabetes mellitus (kencing manis) dan penyakit cardiovascular. Penyakit-penyakit diatas merupakan jenis penyakit yang salah satu faktornya adalah pola hidup yang kurang baik, termasuk pola konsumsi dimana kurangnya asupan makanan yang sehat. 

3. Kontrol tekanan Darah

Periksalah tekanan darah secara teratur. Tekanan darah tinggi kadang tidak bergejala, hampir 50% orang tidak menyadari kalau mereka memiliki tekanan darah tinggi.

Tekanan darah normal orang dewasa adalah 120/80. Seseorang dikatakan mengalami hipertensi jika pada 2 kali pengukuran di hari yang berbeda memilki tekanan darah sistolik ≥ 140 mmhg dan tekanan darah Diastolik  ≥ 90 mmhg (WHO).

The American Heart Association dan American College of Cardiologi merevisi pedoman untuk tekanan darah pada tahun 2017 dengan menyarankan bahwa tekanan darah tinggi harus ditangani lebih awal melalui perubahan gaya hidup dan pengobatan saat tekanan darah sudah mencapai 130/80. Tapi tidak semua organisasi kesehatan dunia mengadopsi rekomendasi ini.

4. Berhenti merokok dan minum alkohol

Merokok dan minum alkohol akan meningkatkan tekanan darah. Tekanan darah yang tinggi adalah salah satu penyebab paling umum dari penyakit ginjal.

Selain itu, merokok akan  merusak pembuluh memperlambat aliran darah, termasuk ke organ ginjal. Saat jumlah asupan darah berkurang mencapai ginjal, akan menurunkan kemampuan untu berfungsi secara normal. Merokok juga meningkatkan resiko terkena kanker ginjal sekitar 50%.

5. Olah Raga teratur dan Jaga berat badan Ideal

Seperti halnya pola makan yang seimbang, aktifitas fisik teratur dapat mencegah kelebihan berat badan dan muculnya penyakit degeneratif lain. 

Namun dalam melakukan olahraga juga perlu memperhatikan kondisi tubuh. Olahraga yang berlebihan atau terlalu memaksakan diri saat tubuh tidak fit juga berdampak negatif. Lakukanlah olahraga secara teratur dan terukur, sesuai dengan usia, kodisi tubuh, dan kemampuan masing-masing.

6. Kontrol Kadar Gula Darah

Periksalah kadar gula darah secara rutin. Sebagian orang kadang tidak sadar bahwa mereka mengidap diabetes, apalagi bagi yang sudah berusia paruh baya atau lebih dari 40 tahun.

Hal ini penting, karena hampir setengah dari penderita Diabetes beresiko mengalami kerusakan ginjal, namun hal ini bisa dicegah jika kadar gulanya bisa dikontrol dengan baik.

7. Hati – Hati mengkonsumsi Obat

Sebagian besar obat-obatan akan memberatkan kerja ginjal. Termasuk obat golongan anti inflamasi non steroid (NSAIDS) atau obat-obat pereda nyeri seperti ibupropen, dapat membahayakan ginjal jika dikonsumsi terus menerus dalam jangka waktu lama.

Jika termasuk orang yang sudah mengalami penurunan fungsi atau penyakit ginjal, mengkonsumsi beberapa dosis saja sudah akan berefek mebahayakan ginjal. Pastikan Selalu bertanya kepada dokter atau apoteker sebelum mengkonsumsi obat.

Demikian juga dengan konsumsi obat herbal, pastikan obat herbal yang di konsumsi adalah jenis obat herbal yang sudah terbukti keamanan dan khasiatnya. Dan yang jelas harus memilki izin edar dari badan yang berwenang (BPOM). Beberapa jenis ekstrak herbal juga ada yang memiliki kandungan zat yang tidak baik untuk fungsi ginjal. 

8. Tidur yang Cukup 

Usahakan untuk selalu tidur selama 7 sampai 8 jam setiap malam. Tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan. Tidur yang cukup akan membantu menstabilkan tekanan darah, pengontrolan kadar gula dan meminimalisir stress. 

Perbaikan signifikan dari kondisi tubuh secara keseluruhan, juga akan berdampak pada pemeliharaan kesehatan ginjal.

9. Periksalah Fungsi ginjal secara rutin jika memiliki satu atau lebih faktor resiko

Jika memilki faktor resiko gangguan ginjal, lakukan pemeriksaan fungsi ginjal secara rutin. Yang termasuk orang-orang dengan faktor resiko mengalami gangguan ginjal adalah:

  • Penderita Diabetes atau kencing manis
  • Penderita Hipertensi
  • Memiliki kelebihan berat badan atau obesitas
  • Memilki riwayat keluarga yang pernah menderita gangguan ginjal

Kesimpulan

Usaha terbaik untuk menjaga agar ginjal tetap sehat adalah dengan menjaga kondisi tubuh secara secara keseluruhan. Tubuh yang sehat mengurangi kemungkinan terkena penyakit yang membebani ginjal.

Makan makanan sehat, olahraga teratur, dan mengontrol berat badan merupakan cara yang baik untuk selalu diterapkan. Hindari konsumsi obat-obatan jika tidak benar-benar di perlukan. Dan jika merokok atau minum alkohol maka berhentilah mulai sekarang.


Referensi :

NIDDK[WWW Document], n.d. . Natl. Inst. Diabetes Dig. Kidney Dis. URL https://www.niddk.nih.gov/health-information/kidney-disease/chronic-kidney-disease-ckd/managing (accessed 2.25.21).

Abrass, C.K., 2004.  J. Am. Soc. Nephrol. 15, 2768–2772. https://doi.org/10.1097/01.ASN.0000141963.04540.3E

Orth, S.R., Ogata, H., Ritz, E., 2000. Smoking and the kidney. Nephrol. Dial. Transplant. 15, 1509–1511. https://doi.org/10.1093/ndt/15.10.1509

Sherwood, L., 2012. Fisiologi Manusia Dari Sel Ke Sistem, 6th ed. Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.





Zul Hendry , Ners., M.Kep
Zul Hendry , Ners., M.Kep Dosen Tetap Program Studi Keperawatan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Mataram

Posting Komentar untuk "Tips Merawat Ginjal Agar Tetap Sehat"