Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Personal Hygiene - Konsep, Tujuan, Pelaksanaan, dan Faktor Yang Mempengaruhi

Personal Higiene adalah  semua upaya dan perilaku untuk menjaga kebersihan tubuh. Termasuk mandi 2 kali sehari, mencuci tangan sebelum makan dan setelah sesuatu dengan tangan, keramas kepala minimal 1 kali seminggu, sikat gigi setiap selesai makan, membersihkan kuku dan lubang telinga, hidung, pusar, anus, dan lain-lain.

Personal hygiene adalah daya upaya dari seseorang untuk memelihara dan mempertinggi derajat kesehatan. Usaha-usaha yang dapat dilakukan  untuk mempertinggi derajat kesehatan tersebut antara lain : 

Memelihara Kebersihan

  • Badan : Membiasakan mencuci tangan, Mandi teratur minimal 2 kali sehari dan menggosok gigi
  • Pakaian   : dicuci, disetrika
  • Rumah : rutin disapu, pembuangan limbah pada tempatnya.

Cara hidup yang teratur

  • Makan, minum, tidur, bekerja dan istirahat secara teratur.
  • Rekreasi dan menikmati hiburan pada waktunya.

Meningkatkan daya tahan tubuh dan kesehatan jasmani

  • Vaksinasi untuk memperoleh kekebalan hidup tertentu.
  • Olah raga secara teratur

Menghindari terjadinya penyakit

  • Menghindari kontak langsung dengan sumber penularan.
  • Menghindari pergaulan yang tidak baik
  • Selalu berfikir dan berbuat baik

Meningkatkan taraf kecerdasan dan rohaniah

  • Patuh pada ajaran agama
  • Cukup santapan rohani
  • Meningkatkan pengetahuan dan cara belajar dan membaca.

Melengkapi rumah dengan fasilitas-fasilitas yang menjamin hidup sehat

  • Adanya sumber air yang baik
  • Adanya kakus yang sehat
  • Adanya tempat buang sampah dan air limbah yang sehat
  • Adanya perlengkapan P3K untuk menanggulangi kecelakaan.

Pemeriksaan kesehatan

  • Secara priodik pada waktu tertentu. Hal ini untuk mengetahui ada tidaknya penyakit yang bersarang dalam tubuh, biasayadilakukan enam bulan sekali. 
  • Pergi memeriksakan diri bila sakit ke tempat-tempat pelayanan kesehatan.

Tujuan Personal Hygiene

Pada umumnya Personal Hygiene  bertujuan untuk:

  • Meningkatkan derajat kesehatan seseorang
  • Memelihara kebersihan seseorang
  • Pencegahan penyakit
  • Menigkatkan kepercayaan diri
  • Menciptakan keindahan tubuh

Macam-Macam Personal Hygiene.

Kebersihan perseorangan atas beberapa bagian antara lain :

Pemeliharaan Kulit

  • Membersihkan kotoran pada kulit
  • Mencegah masuknya kuman
  • Melindungi jaringan di bawahnya
  • Mempertahankan kesehatan kulit 
  • Mengatur suhu tubuh
  • Menerima ransangan dari luar

Cara perawatan kulit

Pemeliharaan kulit dilakukan dengan mandi dua atau tiga kali sehari dengan menggunakan sabun atau pembersih tubuh lainya. Menggunakan pakaian yang bersih setelahnya, kemudian untuk mencegah kekeringan kulit atau untuk mempertahanklan kelembaban kulit dengan menggunakan lotion tyanmg ditaburkan pada seluruh atau sebagian kulit  yang dikehendaki.

1. Pemeliharaan Kuku

Tujuan Perawatan Kuku. 

  • Membersihkan kuku dari kotoranya
  • Mencegah infeksi silang melalui kuku
  • Menambah nilai keindahan kuku
  • Untuk mencegah kerusakan kuku pada tangan 
  • untuk mengurangi resiko perlukaan saat menggaruk

Cara Memotong Kuku

  • Rendam kuku dengan air hangat (suam kuku)
  • Potonglah kuku jari tangan dan kaki serta mengkikirnya dalam bentuk oval. sebaiknya dipotong membulat dan pendek
  • sebaiknya dipotong membulat. Sedangkan kuku pada kaki hendaknya digunting lurus, tapi jangan terlalu pendek untuk mencegah kuku tersebut tidak tumbuh kearah dalam

2. Pemeliharaan Gigi dan Mulut 

Tujuan Perawatan Gigi dan Mulut 

  • Menjaga Kebersihan gigi dan mulut
  • Menjaga mulut dari bau yang tidak sedap
  • Menjaga peradangan pada gusi serta mukosa mulut
  • Mencegah erosi email gigi

Cara Perawatan Gigi dan Mulut 

  • Menjaga kebersihan mulut dengan cara menggosok setiap hari setelah makan dan sebelum tidur.
  • Tingkatkan masukan cairan dan nutrisi yang mengandung calsium, fosfor, vitamin A, C, D dan Fluoride.
  • Gunakan pelembab bibr yang mengandung anti mikroba untuk mencegah infeksi.
  • Makan makanan yang mengandung serat, buah segar dan sayuran.

3. Pemeliharaan mata

Tujuan perawatan mata:

  • Membersihkan mata dan mencegah masuknya benda asing. 

  • Untuk menjaga kebersihan dan kesehatan mata 

Cara perawatan mata

  • Kompres mata dengan kapas lembab sesuai kebutuhan setiap 2-4 jam.
  • Cuci mata dengan larutan saline dan kapas lembab sampai ductus lakrimalis.
  • Gunakan kapas yang baru setiap usapan untuk mencegah penyebaran infeksi pada mata yang satu ke mata yang lain.

4. Pemeliharaan telinga

Cara perawatan telinga

Membersihkan daun telinga pada saat mandi dengan menggunakan catton buds, bersihkan secara perlahan, cerumen bisa dibersihkan dengan menarik telinga ke bawah, jika ini tidak efektif bisa dilakukan irigasi.

5. Pemeliharaan hidung

Cara perawatan telinga

Hidung pada umumnya tidak memerlikan perawatan khusus bila terdapat secret yang berlebihan pada hidung, bisa dibersihkan dengan tissue atau bersihkan dengan air.

6. Pemeliharaan rambut

Tujuan perawatan rambut

  • Untuk menjaga kebersihan rambut dan kesehatan kulit kepala akibat perubahan endokrini yang mengakibatkan gangguan pertumbuhan
  • Penampilan lebih baik 
  • Melancarkan perdaran darah pada kulit kepala
  • Menjaga atau mempertahankan kelembabam rambut.

Cara perawatan rambut:

mencuci rambut atau keramas dilakukan minimal dua kali seminggu untuk mencegah kekeringan dan kerusakan rambut. Menghilangkan kotoran pada rambut dan kulit kepala

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Personal Hygiene 

Perilaku kesehatan (personal hygiene) sangat dipengaruhi oleh sebagai berikut: 

1. Body image

Merupakan gambarabn individu terhadap tubuhnya sangat mempengaruhi kebersihan dirinya misalnya adanya kelainan fisik mengakibatjkan seseorang malas untuk membersihkan dirinya.

2. Praktik sosial

Anak-anak harus dilatih untuk memelihara kebersihan personalnya. Agar mulai mempraktekan pemeliharaan kebersihan diri sejak dini.

3. Pengetahuan

Pengetahuan yang baik menegnai personal hygiene akan mendukung  terhadapo peningkatan kesehatan. Misalnya orang denga penyakit Diabetes Mielitus ia akan selalu menjaga kebersihan kakinya yang sakit agar tidak terkena gangren

4. Budaya dan Kultur

Budaya Amerika Utara biasanya mandi sekali atau dua kali sehari bahkan ada yang sekali seminggu. Sementara kita di Indonesia biasanya mandi tiga kali atau dua kali sehari.

5. Status Sosial Ekonomi

Tingkat keuangan memberi aspek terhadap kemampuan membeli fasilitas untuk membersihkan diri seperti air, shampoo, lotion, mencukur, deodorant. bagi sebagian orang yang bepenghasilan tinggi membersihkan diri merupakan suatu gensi sehingga tidak jarang mereka ke tempat-tempat perawatan tubuh mesti harus membayar denganbiaya mahal, namun Bagi sebagian orang termasuk masalah yang memiliki penghasilan terbatas.

6. Tingkat Perkembangan

Pada masa anak-anak unutk personal hygiene masih tergantung kepada orang tuanya,namun sesuai dengan masa perkembanganya dan pegalamanya selama belajar tentang kebersihan di rumah mereka sedikit demi sedikit menjadi mandiri dalam merawat diri. Pada masa remaja personal hygiene sudah merupakan hal yang pokok dalam kehidupan.

7. Kesehatan dan Energi

Kesehatan seseorang sangat berpengaruh terhadap personal hygiene. Pada pasien dengan kondisi fisik yang lemah tentunya dalam hal meruwat diripun mereka tergantung pada orang lain. Demikian juga pada beberapa orang yang mengalami gangguan jiwa, maka seseorang mungkin tidak termotivasi untuk menjaga kebersihan dirinya..

8. Kebiasaan Seseorang

Kebiasaan seseorang berpengaruh terhadap personal hygiene. Misalnya: orang-orang yang hidup di daerah  kurang sumber mata air, mereka terbiasa mandi mencuci dan segala aktifitas yang berkaitan dengan personal hygiene di kolam-kolam penampungan air (mbung) walaupun bersamaan dengan ternak peliharaan mereka. Namun sebagian besar orang biasanya mandi di bak, kali, air sumur dan lain-lain.


Ida Radliyatul Fahmi, S.Kep., Ners
Ida Radliyatul Fahmi, S.Kep., Ners Perawat Ruang Cardio Vascular Care Unit (CVCU) RSUD Provinsi NTB

Posting Komentar untuk "Personal Hygiene - Konsep, Tujuan, Pelaksanaan, dan Faktor Yang Mempengaruhi"