bR7izkJOiKy1QUHnlV5rpCDjiDlVyiP6q1XpDxAH
Bookmark

Manfaat Pelukan Untuk Kesehatan, Sederhana Tapi Luar Biasa

Sudahkah anda dipeluk atau memeluk hari ini...?. Ini mungkin tampak seperti pertanyaan yang konyol dan sepele. Tapi sadarkah kita, manfaat pelukan ternyata sama besarnya dengan manfaat kebiasaan-kebiasaan sehat lainnya, seperti olahraga, makanan bergizi, dan banyak lagi.

Manfaat Pelukan Untuk Kesehatan, Sederhana Tapi Luar Biasa

Manfaat Pelukan Untuk Kesehatan

Pelukan Baik untuk Kesehatan Jantung

Berpelukan dengan pasangan secara teratur atau kontak hangat secara umum ternyata baik untuk kesehatan jantung, terutama untuk menjaga tekanan darah dan mengendalikan stres. 

Sebuah penelitian yang dilaporkan dalam Jurnal Behavorial Medicine mengenai dampak sentuhan dan pelukan pasangan terhadap stress dan tekanan darah. Dalam hal ini mereka di minta untuk berbicara di depan umum (pidato). Dimana bagi sebagian orang, berpidato merupakan hal yang menimbulkan stress bahkan ketakutan. 

Kelompok pertama diminta berpegangan tangan selama 10 menit, kemudian berpelukan selama 20 detik. Lalu berpidato. Sedangkan kelompok Kedua hanya di minta beristirahat dengan tenang tanpa kontak fisik dengan pasangannya.

Hasilnya, ternyata kelompok yang mendapatkan kontak fisik dan pelukan dari pasangannya, memiliki tekanan darah yang lebih rendah dan peningkatan detak jantung yang lebih rendah. Ini merupakan respon yang baik terhadap stress.

Pelukan Meningkatkan Ikatan dalam Hubungan

Pelukan meningkatkan kedekatan antar pasangan. Perubahan fisiologis yang menyertai sentuhan manusia di anggap terkait dengan pertukaran energi dalam bentuk elektron. Berpelukan akan melepaskan oksitosin yang terdapat di kelenjar pituitari. 

Oksitosin merupakan hormon cinta yang membuat ikatan kuat antara ibu dan bayi yang dilahirkannya. Oksitosin juga merupakan hormon yang di hasilkan pada saat jatuh cinta. 

Perasaaan cinta, keakraban, dan kedekatan inilah yang menyebabkan kita memiliki naluri untuk memeluk pasangan, anak-anak, atau orang tua kita.    

Penelitian menunjukan bahwa bayi baru lahir yang jarang dipeluk dan digendong secara teratur sering mengalami kesulitan pertumbuhan dan perkembangan dikemudian hari. 

Dan Mereka yang mendapatkan lebih banyak sentuhan kasih sayang akan memiliki otak yang lebih kuat. Manfaat pelukan juga dikaitkan dengan perasaan lebih aman dan meningkatkan ketenangan.

Pelukan Bisa menurunkan Stress

Apakah anda pernah memeluk teman yang sedang bersedih atau tertekan akibat suatu masalah. Atau jika anda dalam kondisi demikian, sedang dilanda kesedihan, katakanlah baru mengalami kondisi yang mengguncang emosi. Maka pelukan dari sahabat atau orang terdekat akan membuat anda merasa lebih tenang.

Manfaat pelukan dalam menurunkan stress dan menenangkan  terjadi melalui respon syaraf parasimpatis. Pelukan menyebabkan peningkatan produksi hormon oksitosin dan serotonin, yang akan menciptakan perasaan aman dan percaya diri. 

Beberapa penelitian bahkan menunjukan hasil bahwa sentuhan dan pelukan menurunkan sekresi kortisol yang berdampak negatif sebagai respon terhadap situasi stress.

Pelukan Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis

Banyak penelitian menunjukan menunjukan bahwa manfaat pelukan dapat membantu meminimalkan emosi negatif dan mendukung keadaan yang lebih positif.

Sebuah studi tahun 2015 mendapatkan bahwa orang yang sedang mengalami masalah atau kesusahan, ketika mendapatkan sentuhan kasih sayang dari pasangannya merasa perbaikan psikologis karena mendapatkan dukungan emosional. 

Studi lain menemukan bahwa orang yang menerima lebih banyak sentuhan dari pasangan cenderung memiliki suasana hati dan mood yang lebih baik, lebih intim terhadap pasangan, dan peningkatan kesejahteraan psikologis yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Manfaat Pelukan Sebagai Media Komunikasi Emosi

Sebagian besar ahli berpendapat bahwa hampir 70% komunikasi manusia adalah komunikasi non verbal. Lebih banyak informasi yang di sampaikan melalui sentuhan fisik saja, terutama sentuhan kasih sayang termasuk pelukan. 

Salah satu studi di jurnal emotional menemukan bahwa orang dapat mengekspresikan dan mengkomunikasikan emosi seperti kebahagiaan, kesedihan, kecemasan, kemarahan, kekuatan, rasa syukur, dan simpati hanya melalui sentuhan saja.

Pelukan Meredakan Pertengkaran antara Pasangan

Apakah anda pernah mengalami hari yang menyebalkan karena bertengkar dengan pasangan. Dimana pertengkaran menyebabkan anda tidak bersemangat, bahkan tidak bisa fokus menjalani aktifitas pada hari itu.

Sebuah penelitian tahun 2018 menemukan bahwa manfaat pelukan benar-benar membantu meredakan pertengkaran itu, dan memastikan pertengkaran tidak merusak segala aktifitas hari itu.

Peneliti mensurvei lebih dari 400 orang dewasa selama dua minggu dan menanyakan seberapa sering mereka memeluk pasangan mereka, seberapa sering mereka bertengkar, dan seperti apa keadaan emosional mereka setiap hari.

Dari hasil analisis, peneliti menemukan bahwa pada pasangan yang sering berpelukan setiap hari, jika terjadi  pertengkaran tidak akan terlalu berdampak negatif terhadap suasana hati mereka baik dihari itu ataupun di hari berikutnya.

Kesimpulannya, manfaat pelukan adalah menahan efek negatif dari pertengkaran dan memungkinkan pasangan untuk tetap bersikap positif dalam menghadapi konflik dengan pasangan.   Bahkan didapatkan bahwa orang yang lebih sering berpelukan cenderung lebih baik dalam menyelesaikan konflik.

Pelukan Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Pernahkah anda merasakan nyamannya sebuah pelukan ketika mengalami tidak enak badan atau meriang. Akan terasa bahwa pelukan akan cukup membantu untuk meringankannya.

Sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam jurnal Psychological Science memaparkan 404 orang dewasa yang sehat dengan virus penyebab flu biasa. 

Ternyata didapatkan bahwa mereka yang lebih sering di peluk memiliki kemungkinan tertular yang lebih kecil, atau jika tertularpun gejala yang muncul tidak signifikan keparahannya.

Penelitian psikoneuroimunologi mengungkapkan, bahwa pelukan dapat meningkatkan produktifitas NK Sel, Limfosit, imunoglobulin, dan sel kekebalan lain. Dalam hal ini, oxitosin yang dihasilkan pada saat menerima pelukan atau memberikan pelukan meningkatkan kinerja sel T yang pada akhirnya menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat.

Pelukan Mengurangi Nyeri

Manfaat pelukan tidak hanya terasa bagi keluhan  penyakit ringan. Beberapa penelitian menunjukan bahwa pelukan mungkin bermanfaat bagi orang-orang dengan kondisi kronis tertentu.

Study menunjukan bahwa sentuhan dan pelukan, selain dapat menurunkan tekanan darah dan kelelahan,  dapat juga membantu menurunkan nyeri pada pasien kanker.

Study lain menemukan manfaat serupa pada orang denga sindrom Fibromyalgia, yang mengalami penurunan rasa sakit dan peningkatan kualitas hidup setelah perawatan sentuhan terapiutik.

Pelukan membantu tidur lebih nyenyak

Peningkatan hormon oksitosin dan serotonin, dapat membuat seseorang tertidur lebih nyenyak. Tidur yang nyenyak akan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Saat tidur terjadi proses recoveri tubuh secara maksimal.

Sehingga besoknya, orang tersebut akan merasa lebih segar dan fit untuk menjalani aktifitas berikutnya.

Kesimpulan

Melihat uraian manfaat pelukan diatas, tidak berlebihan rasanya jika menyimpulakn bahwa pada batas-batas tertentu pelukan bisa memberikan dampak yang baik dari segi kesehatan fisik, psikologis, dan emosional. 

Jadi...kembali ke pertanyaan di awal artikel...

Sudahkah anda menerima atau memberikan pelukan hari ini....?

Jika belum peluklah orang-orang yang anda cintai dan kasihi. Anak-anak kita, pasangan hidup kita, dan orang tua kita.