bR7izkJOiKy1QUHnlV5rpCDjiDlVyiP6q1XpDxAH
Bookmark

Gambaran Kegiatan Posyandu Terhadap Pertumbuhan Dan Perkembangan Bayi

Judul Skripsi:

Gambaran Kegiatan Posyandu Terhadap Pertumbuhan Dan Perkembangan Bayi Di Posyandu Dusun Dasan Lekong  Desa Selebung Wilayah Kerja Puskesmas  Aiq Dareq Kecamatan Batukliang Lombok Tengah

Gambaran Kegiatan Posyandu Terhadap Pertumbuhan Dan Perkembangan Bayi
image by perpetual.fostering on wikimedia.org

Penulis:

AHMAD SYARIF IBRAHIM

Abstrak

Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat dalam menyelenggarakan pembangunan kesehatan guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan kematian ibu dan bayi.

Tujuan penelitian Untuk mengetahui Gambaran Pelaksanaan Kegiatan Posyandu Terhadap Pertumbuhan Dan Perkembangan Bayi di Dusun Dasan Lekong Wilayah Kerja Puskesmas Aik Darek Kecamatan Batukliang Lombok Tengah. 

Disain penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif.

Populasi dalam penelitian ini adalah semua Bayi Di Dusun Dasan Lekong Desa Selebung Wilayah Kerja Puskesmas Aiq Dareq Kecamatan Batukliang Lombok Tengah Berjumlah 60 Bayi. 

Pemilihan sampel dengan menggunakan Nonprobability sampling yaitu consecutive sampling cara pengambilan sampel ini dilakukan dengan memilih sampel yang memenuhi kriteria penelitian sampai kurun waktu tertentu sehingga jumlah sampel terpenuhi. Jumlah sample yang di gunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 40 responden. Data gambaran kegiatan posyandu di kumpulkan dengan menggunakan Quisioner.

Hasil penelitian gambaran kegiatan Posyandu terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan bayi di Posyandu bahwa responden yang  katagori  berumur antara 20-30 paling banyak adalah responden yaitu 25 responden (62%),  responden yang pendidikannya paling tinggi  yaitu  SD 26 responden (65%). responden yang paling banyak adalah responden yang pekerjaannya tani yaitu 20 responden (50%). pertumbuhan dan perkembangan anak yang paling banyak adalah yang berkategori kurang yaitu 23 anak (57,5%).dan kegiatan pelaksanaan posyandu yang paling banyak adalah yang berkategori cukup yaitu 22 (55%), Hal ini menunjukkan bahwa tumbuh kembang bayi di desa Selebung masih belum memenuhi harapan.

Rangkuman 

Pertumbuhan dan Perkembangan Bayi

Menurut penelitian Soetjiningsih (2009), pada perkembangan anak usia 0 sampai 1 tahun adalah kemampuan berbahasa merupakan indikator seluruh perkembangan anak. 

Berdasarkan hasil penelitian, pertumbuhan dan perkembangan bayi di Dusun Dasan Lekong Desa Selebung tahun 2013 dikategorikan cukup yaitu 14 bayi (35%), berkategori baik yaitu sebanyak (7,5%) yaitu 3 bayi, dan berkategori kurang sebanyak (57,5%) atau sekitar 23 bayi. Hal ini menunjukkan bahwa tumbuh kembang bayi di desa Selebung masih belum memenuhi harapan, hasil ini dipengaruhi pula oleh tingkat pendidikan ibu bayi yang rendah yaitu 65% nya berpendidikan SD atau 26 ibu bayi.

Pelaksanaan Kegiatan Posyandu

Pelaksanaan kegiatan posyandu merupakan program Pemerintah untuk mengoptimalkan fungsi posyandu, sehingga peran posyandu dapat meningkatkan status gizi, pertumbuhan dan perkembangan, maupun kesehatan ibu dan anak. Agar optimalisasi fungsi posyandu dapat dicapai maka jumlah kader terlatih, kader aktif; kunjungan rumah, sarana prasarana posyandu, pemberian makanan tambahan dan kegiatan posyandu di lima meja menjadi pokok utama penelitian ini. Penelitian ini dilakukan pada 39 posyandu terhadap 78 responden yang mewakili seluruh kader posyandu di wilayah kerja Posyandu Hutabaginda Kecamatan Tarutung tahun 2006. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan pengamatan langsung. 

Dari hasil penelitian diperoleh peningkatan status posyandu dan status gizi. Bila pada tahun 2005 ada 34 posyandu Strata Pertama, lima Strata Madya maka pada akhir tahun 2006 diperoleh delapan Strata Pertama, 15 Strata madya, tiga Strata Purnama dan tiga Strata Mandiri. Status gizi meningkat, pada tahun 2005 gizi baik sebanyak 1.392 balita (96,73%) maka tahun 2006 gizi baik 1.479 balita (98,01%). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa revitalisasi posyandu berdampak positif terhadap pelayanan masyarakat dalam upaya meningkatkan status gizi maupun kesehatan ibu dan anak, sehingga disarankan kepada petugas puskesmas sebagai pembina pusyandu agar dapat memotivasi dan memfasilitasi kader pada kegiatan posyandu (Simanjuntak, David.H. 2006)

Penelitian menunjukkan pelaksanaan kegiatan posyandu di Dusun Dasan Lekong Desa Selebung, setelah di lakukukan penelitian dengan menggunakan metode deskriptif  dan pengumpulan data dengan menyebar kuisioner di dapatkan hasil gambaran perkembangan pelaksanaan kegiatan posyandu di Dusun Dasan Lekong Desa Selebung berkategori cukup dengan nilai 22 atau di persentasikan menjadi 55% , dalam teori dijelaskan bahwa sebuah penelitian dikatakan berhasil jika hasilnya sepadan atau sama, namun dalam penelitian saya ini yang bersifat deskriptif dan tidak membutuhkan hipotesa ini memaparkan  kegiatan posyandu di Dusun Dasan Lekong ini tidak sepenuhnya mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi namun ada faktor lain yang mempengaruhinya yaitu pendidikan dari ibu bayi, 65% nya berpendidikan SD atau 26 ibu bayi, disini di jelaskan pula posyandu di dusun saya masuk dalam kriteria Posyandu Madya.

File PDF Skrripsi Lengkap bisa di unduh melalui tombol download dibawah.