Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Hubungan Tingkat Depresi Dengan Ketergantungan ADL Pada Lansia

Judul Skripsi

Hubungan Tingkat Depresi Dengan Ketergantungan Dalam ADL (Activity Of Daily Living) Pada Lansia Di Dusun Gersik Desa Gelogor Wilayah Kerja Puskesmas Kediri Kabupaten Lombok Barat

Hubungan Tingkat Depresi Dengan Ketergantungan ADL Pada Lansia
Image by David Hodgson on flickr

Penulis

Azmi Aulia

Abstrak    

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat depresi dengan ketergantungan dalam ADL (Activity of Daily Living) pada lansia di Dusun Gersik Desa Gelogor Wilayah Kerja Puskesmas Kediri

Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan menggunakan pendekatan Crosssectional dan pemilihan sampel dengan Total Sampling, sampel dalam penelitian ini adalah lansia yang mengalami depresi yaitu sebanyak 55 lansia.

Dari hasil penelitian didapatkan sebagian besar lansia memiliki tingkat depresi ringan sebesar 20 responden (36,4%) dan lansia yang memiliki tingkat ADL ketergantungan ringan sebesar 21 responden (38,2%) dengan tingkat kemaknaan ρ = 0.031 dan r = 0.292 .

Dari hasil peneliitian ini di harapkan petugas kesehatan dapat meningkatkan kondisi kesehatan mental dan fisik pada lansia, terutama bagi keluarga hendaknya memberikan dukungan yang intensif pada lansia meliputi kegiatan sehari-hari yang bermanfaat.

Latar Belakang

Jumlah penduduk lansia di Indonesia pada 2011 sekitar 24 juta jiwa atau hampir 10% jumlah penduduk.

Semakin lanjut usia seseorang, kesibukan sosialnya akan berkurang. Menurut Nugroho (2008) lanjut usia yang mengalami depresi dengan gejala umum yaitu aktivitas menurun. Permasalahan  yang dihadapi  usia  lanjut  apabila  tidak  segera  diatasi akan menimbulkan berbagai  akibat.

Peneliti ingin mencari apakah lansia tersebut bisa melaksanakan aktivitasnya sehari-hari dengan mandiri atau memerlukan bantuan dari orang lain.

Dari hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti bulan Desember 2012 bahwa klien lansia pada saat posyandu lansia 58% diantaranya mengalami depresi, selain itu banyak lansia yang mengeluh hilangnya kekuatan atau tenaga untuk bekerja, penyakit degenatif seperati hipertensi, rheumatoid artritis, dan kesepian. Seorang dengan depresi mempunyai beberapa gangguan alam perasaan. Pengkajian meliputi observasi terhadap kesedihan, apatis, perasaan tidak berharga, menyalahkan diri, pikiran bunuh diri. Keinginan untuk lari, kurang tertarik pada jenis kelamin, kurang tidur dan penurunan aktivitas.

Untuk mengatasi agar kunjungan posyandu lansia tiap bulannya tidak berkurang, disini pentingnya keluarga untuk menginformasikan kepada lansia untuk pergi ke Posyandu agar dapat mengetahui kondisi kesehatannya.....

File Skripsi PDF Lengkap bisa di unduh melalui tombol DOWNLOAD  Dibawah.

 

 

Posting Komentar untuk "Hubungan Tingkat Depresi Dengan Ketergantungan ADL Pada Lansia"