Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Kenali Ramuan untuk Mengatasi Nyeri Haid agar Nyaman Beraktivitas

Ramuan untuk mengatasi nyeri haid tentu sangat penting diketahui macam dan jenisnya agar efektif menyelesaikan masalah. Tidak dapat dipungkiri nyeri haid adalah masalah yang dialami wanita saat menstruasi. Nyeri juga sering dialami oleh remaja putri saat mengalami haid pertama atau disebut menarche ketika memasuki masa pubertas. Tidak jarang masalah yang dialami dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti bekerja maupun belajar.

Tanda-tanda yang dialami wanita saat nyeri haid juga bermacam-macam. Mulai dari nyeri di bagian perut, hingga pusing. Kondisi tersebut tentu saja tidak nyaman dan dapat membuat semangat seseorang berubah-ubah atau naik turun. Jika kondisi tersebut dibiarkan, tentu saja membuat tidak nyaman.

Ada beragam cara pengobatan yang bisa ditempuh untuk mengasi nyeri haid. Mulai dari konsumsi obat-obatan, hingga ramuan untuk mengatasi nyeri haid. Salah satu cara alami dan aman yang bisa dipilih adalah penggunaan ramuan herbal. Ramuan herbal dari rempah-rempah tentu saja aman jika dikonsumsi secara rutin. 

Untuk memilih ramuan pereda nyeri haid secara tepat, kamu perlu mengetahui macam-macam jenisnya. Berikut di antaranya bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi masalah nyeri haid serta aman untuk kesehatan.

Teh Chamomile Ampuh Mengatasi Nyeri Haid

Teh Chamomile adalah salah satu jenis teh yang dapat dimanfaatkan sebagai ramuan untuk mengatasi nyeri haid. Teh tersebut memang serasa asing di telinga dan belum terlalu populer dibandingkan dengan teh hitam yang berasal dari daun teh. Teh tersebut terbuat dari bunga Chamomile, sehingga sesuai dengan namanya.

Proses pembuatan teh Chamomile berasal dari daun Chamomile yang mengalami proses pengeringan. Daun Chamomile mengandung senyawa flavonoid yang mampu memberikan khasiat luar biasa untuk kesehatan. Termasuk salah satunya adalah pereda nyeri haid. Menurut sebuah penelitian, teh Chamomile juga bersifat antipasmodik, yakni mampu membantu merilekskan otot dan mengurangi kram..

Agar mendapatkan khasiat optimal dari teh Chamomile sebagai ramuan untuk mengatasi nyeri haid, Anda bisa meminumnya secara rutin pada pagi hari. Anda juga bisa menemukan teh tersebut di toko herbal maupun kedai teh. Dikarenakan teh tersebut terbuat dari bahan alami, maka Anda tidak perlu khawatir terhadap efek samping yang ditimbulkan.

Bunga Chamomile adalah salah satu jenis tanaman yang bukan berasal dari Indonesia. Namun berasal dari Eropa atau negara Asia yang memiliki empat musim. Tumbuhan tersebut masih tergolong dalam keluarga bunga matahari. Sehingga secara bentuk hampir mirip dengan bunga matahari namun berukuran lebih kecil.

Kayu Manis Memiliki Banyak Khasiat

Kayu manis atau dalam bahasa Inggris cinnamon adalah salah satu jenis ramuan untuk mengatasi nyeri haid. Kayu manis memang sangat umum digunakan sebagai rempah untuk membuat kue maupun digunakan sebagai campuran dalam pembuatan masakan. Hal tersebut tidak mengherankan dikarenakan kayu manis memiliki aroma yang harum.

Kayu manis memiliki kandungan antioksidan dan antiperadangan, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai ramuan pereda nyeri saat menstruasi. Kandungan kaya antioksidan bisa membuat tubuh mampu menangkal zat berbahaya atau beracun yang asuh dalam tubuh. Dengan manfaat yang besar untuk kesehatan tersebut, tidak jarang kayu manis digunakan sebagai obat herbal.

Anda bisa menggunakan kayu manis sebagai ramuan untuk mengatasi nyeri haid dalam dua bentuk, yakni bubuk maupun dalam bentuk batang kayu. Saat ini banyak di toko offline seperti supermarket maupun toko online yang menjual kayu manis dalam bentuk bubuk maupun batangan. Anda bisa memilih bentuk yang ingin dikonsumsi sesuai selera.

Cara mengonsumsi jika kayu manis dalam bentuk bubuk tentu saja sangat mudah. Anda bisa menyeduhnya secara langsung maupun mencampurkan dengan minuman lain. Anda perlu menyiapkan air hangat terlebih dahulu, kemudian tuang bubuk kayu manis sekitar satu hingga dua sendok. Setelah tercampur merata, Anda bisa meminumnya.

Sementara mengonsumsi dalam bentuk batang kayu juga sangat mudah. Anda bisa menyeduhnya secara langsung dengan air hangat maupun mencampurkan dengan bahan lain seperti madu. Jika mencampurkan bahan lain seperti madu, tentu saja khasiat yang didapatkan juga semakin lengkap.

Jahe sebagai Rempah Alternatif Pereda Nyeri

Jahe adalah salah satu empat khas Indonesia yang kaya manfaat, salah satunya dapat digunakan sebagai ramuan untuk mengatasi nyeri haid. Menurut sebuah penelitian, mengonsumsi jahe dalam takaran yang tepat mampu mengatasi masalah nyeri haid. Anda bisa mempraktikkan langkah tersebut agar nyeri haid bisa reda.

Tidak dapat dipungkiri jahe adalah salah satu rempah yang memiliki kandungan antriradang dan kaya akan antioksidan. Kandungan tersebut sangat baik untuk menangkal penyakit yang berpotensi menyerang tubuh dari zat berbahaya. Tidak hanya itu, kandungan antiradang mampu meredakan nyeri saat menstruasi.

Jahe memang dikenal memiliki rasa pedas dan aroma yang sangat khas. Jahe merupakan tanaman rempah yang dipercaya berasal dari China, kemudian meluas ke wilayah Asia Tenggara seperti Indonesia. Tanaman tersebut juga dapat tumbuh baik di Indonesia. Jahe yang ada di pasaran untuk mengatasi penyakit tersedia dalam berbagai bentuk.

Mulai dari bentuk bubuk, kapsul hingga krim. Agar mendapatkan khasiat optimal sebagai ramuan untuk mengatasi nyeri haid, Anda bisa mengonsumsinya dalam bentuk bubuk. Tentu saja sangat praktis dan tidak membutuhkan waktu lama. Anda perlu menyiapkan air hangat dan masukkan sekitar satu atau dua bubuk, tunggu beberapa menit dan selanjutnya diseduh.

Anda juga bisa mengonsumsinya dengan menghaluskan jahe untuk dibuat jamu tradisional. Cara lain adalah menyeduh jahe secara langsung dengan air hangat. Kamu hanya perlu mengupas kulit jahe, dan kemudian rempah tersebut digeprek lalu diseduh dengan air. Mengonsumsi rempah tersebut tentunya bisa dilakukan secara rutin dan tidak berbahaya.

Campuran Kunyit dan Susu sebagai Pereda Nyeri Haid

Cara lain membuat ramuan untuk mengatasi nyeri haid adalah dengan mencampurkan rempah kunyit serta susu. Kunyit memang memiliki kandungan yang sangat baik untuk meredakan nyeri dan menjaga kesehatan tubuh. Rempah tersebut juga sangat mudah ditemui, termasuk di pasar tradisional sekali pun.

Kunyit mengandung zat kurkumin yang bermanfaat sebagai antioksidan dan pereda nyeri. Antioksidan sangat bermanfaat untuk mencegah masuknya zat berbahaya bagi tubuh serta mampu memperbaiki jaringan sel yang rusak. Sementara kandungan tersebut juga mampu membuat otot rahim lebih rileks, sehingga nyeri atau kram mampu teratasi.

Kunyit adalah salah satu rempah yang memang asli dari Asia Tenggara, sehingga di negara seperti Indonesia, keberadaannya sangat menjamur. Kamu bisa mengonsumsi kunyit untuk pereda nyeri dengan dua cara, mulai dari mengonsumsinya rempah kunyit tersebut secara langsung atau mencampurkannya dengan susu.

Jika mengonsumsi rempahnya secara langsung, kamu dapat menghaluskannya dan menambahkan sedikit gula. Hal ini untuk mengurasi rasa khas dan kuat dari kunyit. Setelah dihaluskan, kunyit dapat diminum secara langsung. Sementara jika mengonsumsinya dalam bentuk bubuk, Anda bisa mencampurkan dengan susu dengan memanaskan susu terlebih dahulu.

Setelah memanaskan susu, Anda bisa mencampurkan dengan kunyit bubuk. Kemudian aduk merata. Anda juga bisa menambahkan madu untuk mendapatkan rasa manis. Ramuan tersebut bisa dikonsumsi secara berulang dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya untuk kesehatan.

Kesimpulan

Nyeri saat menstruasi adalah salah satu masalah kesehatan yang sangat mengganggu dan tidak nyaman bagi seorang wanita. Anda bisa melakukan berbagai upaya untuk mengatasinya, salah satunya adalah konsumsi rempah herbal. Ramuan untuk mengatasi nyeri haid dari rempah herbal tentu saja aman bagi kesehatan.

Zul Hendry , Ners., M.Kep
Zul Hendry , Ners., M.Kep Dosen Tetap Program Studi Keperawatan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Mataram

Posting Komentar untuk "Kenali Ramuan untuk Mengatasi Nyeri Haid agar Nyaman Beraktivitas"