Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Jenis Sayuran Penurun Tekanan Darah Tinggi yang Perlu Diketahui

Mengenal sayuran penurun tekanan darah tinggi tentu saja perlu dipahami agar dapat mengatasi masalah hipertensi. Tekanan darah tinggi adalah salah satu masalah umum kesehatan yang menjadi pemicu penyakit lebih serius misalnya saja penyakit jantung maupun stroke. Sehingga Anda patut berhati-hati.

Tentu saja Anda harus berhati-hati agar tekanan darah selalu dalam kondisi normal. Jika tidak, maka penyakit serius tentu saja sangat berpotensi menyerang. Selain membiasakan cara hidup sehat seperti istirahat cukup, maupun olahraga, Anda juga butuh mengatur pola makan bergizi yang masuk agar tubuh mendapatkan gizi cukup.

Bumbu dapur pemicu masalah hipertensi sangat penting dipahami agar bisa menghindarinya. Pemicu hipertensi salah satunya adalah mengonsumsi garam dapur dengan jumlah berlebih. Dalam satu hari, sangat penting bagi kita untuk memperhatikan jumlah konsumsi garam, terutama dari makanan sehari-hari. Hal ini penting agar tidak mengonsumsi garam secara berlebihan.

Selain membatasi jumlah konsumsi garam, sangat penting mengonsumsi sayuran yang berkhasiat besar dalam mengatasi masalah hipertensi. Memilih sayuran bergizi sangat penting agar tetap menjaga tekanan darah dalam kondisi normal. Berikut di antaranya macam-macam sayuran yang berperan dalam penurunan tekanan darah tinggi sebagai pertimbangan Anda agar mengonsumsinya secara rutin.

Bayam Sangat Kaya dengan Mineral Kalium

Bayam adalah salah satu jenis sayuran penurun tekanan darah tinggi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Sayuran tersebut memiliki kandungan yang kaya mineral kalium sehingga sangat baik untuk menjaga tekanan darah dalam kondisi normal. Jika Anda kekurangan mineral kalium dalam tubuh, tentu saja sangat berpotensi mengalami tekanan darah tinggi.

Bayam memiliki kandungan lutein dan nitrat dengan fungsi sangat besar untuk menjaga tekanan darah agar dalam kondisi normal. Bayam juga dikenal memiliki serat tinggi sehingga sangat cocok untuk melancarkan fungsi pencernaan tubuh. Anda tentunya perlu mempertimbangkan agar memasukkan bayam pada daftar menu sehari-hari.

Bayam adalah jenis sayuran penurun tekanan darah tinggi yang mudah dijumpai dan marak dijual di pasar tradisional. Harganya sangat ramah di kantong sehingga tentu tidak sulit mengadakan sayuran tersebut. Mengonsumsi bayam dapat dilakukan dengan beraneka ragam. Misalnya direbus atau ditumis dengan menggunakan bumbu dapur.

Namun Anda juga perlu memahami cara membersihkan sayuran sebelum mengolahnya agar nutrisi yang terkandung di dalamnya tidak terbuang. Misalnya Anda perlu mencuci bayam dengan air hangat atau air mengalir. Hal ini diperlukan agar kotoran maupun bakteri yang menempel dapat hilang.

Bayam adalah sayuran bukan original berasal dari Indonesia, tapi daerah Amerika. Kemudian menyebar dan sekarang menjadi tanaman populer yang tumbuh di Indonesia. Ada beragam jenis bayam yang dapat dijumpai di pasaran, mulai dari bayam hijau, bayam merah maupun bayam batik.

Selada Sangat Berkhasiat Menurunkan Hipertensi

Salah satu sayuran penurun tekanan darah tinggi yang umum dijumpai di Indonesia adalah selada. Kita bisa membeli selada misalnya di pasar maupun supermarket. Harganya tentu saja terjangkau. Kita mengenal selada sebagai salah satu jenis sayuran untuk pendamping berbagai menu masakan tradisional maupun modern.

Seperti gado-gado, tahu campur, kebab, hingga burger, rasanya tidak lengkap jika tanpa selada. Selada juga memiliki kandungan mineral kalium untuk mengontrol tekanan darah sehingga tetap dalam kondisi wajar. Ketika mineral kalium jumlahnya kurang, efeknya juga sangat berarti untuk tekanan darah.

Selada kaya akan berbagai jenis vitamin, misalnya vitamin A maupun C. Kedua zat tersebut memiliki peran dalam meningkatkan aliran darah maka dapat mengurangi risiko penyumbatan darah agar tidak menimbulkan penyakit berisiko lainnya. Kandungan mineral penting untuk tubuh tentu saja perlu membuat Anda mengonsumsi selada secara berkala.

Selada merupakan salah satu jenis sayuran penurun tekanan darah tinggi yang dapat ditanam di berbagai iklim. Baik itu iklim tropis seperti Indonesia maupun beriklim sedang. Sehingga tidak mengherankan jika di Indonesia sendiri pembudidaya selada juga marak. Hal ini dikarenakan selada dapat hidup di daerah tropis.

Sebelum mengolah selada atau menjadikannya sebagai salah satu pendamping olahan makanan, tentu saja Anda perlu memperhatikan cara mencucinya. Hal ini sangat penting agar pestisida maupun kotoran yang menempel pada batang maupun daun sayur dapat hilang. Anda sebaiknya memotong terlebih dahulu akar maupun batang yang keras.

Selanjutnya setelah memotong akar dan batang, maka daun selada dicuci dengan air mengalir. Hindari penggunaan sabun atau deterjen untuk mencuci sayuran dikarenakan berakibat pada kandungan gizi di dalam sayuran tersebut. Setelah dicuci bersih, tentu saja dapat langsung mengonsumsinya.

Kubis Mampu Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Sayuran penurun tekanan darah tinggi yang populer dikonsumsi oleh masyarakat yakni kubis. Sayuran tersebut mudah ditemui di berbagai pusat perbelanjaan sayur, baik pasar tradisional maupun supermarket. Kita bisa menemukan sayuran tersebut baik di supermarket maupun tradisional. Harga kubis memiliki harga sangat terjangkau sehingga dapat dipilih untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang.

Kubis mengandung mineral kalium yang tinggi tentu pilihan sesuai dalam penurunan masalah hipertensi. Menurut sejarah, Kubis dipercaya merupakan tanaman dengan daerah asal Eropa. Bahkan masakan Eropa pada zaman dahulu menggunakan kubis sebagai pelengkap hidangan. Selain kalium, kubis memiliki kandungan vitamin K maupun C yang berperan menjaga daya tahan seseorang.

Terdapat dua macam kubis yang sangat umum di pasaran, yakni kubis hijau maupun merah. Anda bisa memilihnya sesuai selera maupun kebutuhan. Mengenai tempat tumbuh, kubis dapat berkembang dengan baik di daerah dataran tinggi, seperti halnya di kota Malang. Jika ditanam di daerah dataran rendah, kubis berpotensi tumbuh dengan daun kecil serta rentan dimakan ulat.

Anda bisa mengonsumsi kubis sebagai sayuran penurun tekanan darah tinggi dengan berbagai macam langkah. Mulai dari memakannya secara langsung seperti lalapan, salad, maupun merebus, mengukus hingga menumisnya dengan bumbu dapur untuk memperoleh cita rasa sangat lezat. Anda dapat memilih cara konsumsi sesuai selera.

Jika mengonsumsinya secara langsung atau mentah, Anda harus benar-benar memperhatikan cara mencucinya. Hal ini sangat penting agar pestisida maupun kotoran yang menempel pada sayuran dapat hilang. Anda bisa mencuci kubis dengan air yang mengalir dan tidak menggunakan sabun atau deterjen.

Sawi Hijau Berkhasiat Tinggi untuk Kesehatan

Sawi hijau merupakan jenis sayuran penurun tekanan darah tinggi. Sawi hijau mempunyai kandungan mineral kalium dengan tingkat yang tinggi dan berperan untuk mengatur tekanan darah dengan baik dan terhindar dari tekanan darah tinggi. Anda perlu mengonsumsi sawi secara rutin untuk mendapatkan khasiat terbaik.

Sawi hijau juga memiliki jenis lain seperti pakcoy dengan batang yang besar dan daun lebih lebar. Sawi tentu saja sangat umum dijumpai untuk pendamping bakso, kwetiau, mie goreng maupun masakan lainnya. Anda juga bisa makan sayuran tersebut baik itu direbus maupun ditumis lalu menambahkan bumbu dapur agar terasa lezat.

Terdapat berbagai macam dengan khasiat tinggi serta memiliki peran dalam mengatasi masalah hipertensi. Anda dapat mengonsumsi sayuran sesuai selera agar mempunyai mood tinggi ketika mengonsumsinya. Sayuran penurun tekanan darah tinggi juga sangat aman ketika dimakan secara rutin dikarenakan tidak mengandung bahan berbahaya.


Ida Radliyatul Fahmi, S.Kep., Ners
Ida Radliyatul Fahmi, S.Kep., Ners Perawat Ruang Cardio Vascular Care Unit (CVCU) RSUD Provinsi NTB

Posting Komentar untuk "Jenis Sayuran Penurun Tekanan Darah Tinggi yang Perlu Diketahui"