bR7izkJOiKy1QUHnlV5rpCDjiDlVyiP6q1XpDxAH
Bookmark

11 Makanan Pencegah dan Pereda Sakit Kepala Secara Alami

Saat mengalami sakit kepala, apa yang dimakan dan kapan dapat membuat perbedaan besar. Hal ini dikarenakan salah satu faktor  yang dapat memicu migrain adalah makanan dan minuman tertentu. Tape beberapa jenis makanan juga dapat membantu mengurangi keparahan serangan migrain atau jenis sakit kepala lainnya.


Diet dengan berbagai makanan yang baik akan membuat perbedaan besar baik dalam mengatasi migrain dan kesehatan secara keseluruhan. Selain itu dapat memperbaiki ketidakseimbangan yang menyebabkan sakit kepala.

11 Makanan Pencegah dan Pereda Sakit Kepala Secara Alami
image by https://www.myupchar.com/en on wikimedia.org

Beberapa makanan yang dapat membantu untuk mengurangi migrain antara lain:

1. Pisang Memberi Anda Energi Saat Anda Membutuhkannya

Pisang merupakan pilihan makanan yang cepat dan mudah untuk membantu mencegah serangan migrain dan hipoglikemia yang dapat menyebabkan sakit kepala.

Pisang adalah makanan yang bagus untuk pemulihan energi yang cepat, kaya akan magnesium yang dapat membantu saat orang mengalami sakit kepala. Pisang juga mengandung sekitar 74 persen air, baik untuk hidrasi tubuh.

2. Semangka Memberikan Cairan untuk Menjaga tubuh tetap Terhidrasi

Semangka memiliki banyak kandungan air di dalamnya yaitu sekitar 92 persen. Mendapatkan cukup cairan penting untuk semua aspek kesehatan, termasuk migrain.

Menurut American Migraine Foundation, Sekitar satu dari tiga orang dengan migrain mengatakan dehidrasi atau kekurangan cairan adalah pemicunya. Banyak buah dan sayuran dapat memiliki efek melembabkan, semakin segar semakin tinggi kandungan airnya.

3. Biji dan Kacang Memberikan Magnesium dan Serat

Kekurangan magnesium adalah salah satu penyebab nutrisi paling umum dari sakit kepala persisten atau cluster. Memprioritaskan makanan kaya magnesium dalam jumlah yang cukup setiap hari adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah sakit kepala ini.

Biji bijan adalah sumber magnesium yang baik dan tinggi serat, mencegah sembelit atau konstipasi yang terkadang disertai migrain.

4. Teh Herbal Memiliki Banyak Manfaat untuk Sakit Kepala

Teh dapat membantu hidrasi keseluruhan, dengan sendirinya dapat mencegah atau meredakan sakit kepala. Manfaat lainnya juga bisa didapatkan tergantung pada jenis tehnya seperti peppermint bisa efektif dalam meredakan tekanan sinus.

Menurut American Migraine association, Sumbatan dan tekanan sinus adalah gejala umum dari sakit kepala sinus, yang disebabkan oleh peradangan dan pembengkakan pada sinus.

Minyak peppermint digunakan sebagai minyak esensial untuk sakit kepala atau migrain. Caranya adalah memasukkan minyak peppermint atau peppermint segar ke dalam secangkir air panas dan menghirup uapnya atau meminumnya.

Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2019 di International Journal of Preventive Medicine menemukan bahwa setetes minyak peppermint yang diencerkan yang diteteskan ke hidung efektif dalam mengurangi intensitas sakit kepala yang disebabkan oleh migrain pada sekitar 42 persen peserta yang mencobanya.

Selain peppermint, jahe juga bisa membantu meredakan migraine. Beberapa bukti bahwa teh jahe dapat membantu meredakan sakit kepala karena tegang. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Phytotherapy Research menemukan bahwa meminum setengah sendok teh jahe bubuk dalam air hangat membantu mengurangi keparahan migrain.

5. Kopi Bisa Menghentikan Sakit Kepala

Kopi mengandung kafein yang ditambahkan ke beberapa jenis obat sakit kepala. Tetapi jika dikonsumsi terlalu banyak, kopi dapat menyebabkan "rebound kafein" atau sakit kepala karena kafein, menurut National Headache Foundation.

Sebaliknya jika konsumsi kafein menyebabkan sakit kepala, kita dapat mencoba menguranginya dengan minum kopi tanpa kafein

6. Cokelat Dapat Meringankan Sakit Kepala

Menurut ConsumerLab.com, sebuah perusahaan independen yang menguji produk kesehatan dan nutrisi, sebagian besar cokelat hitam mengandung sekitar 40 hingga 50 miligram kafein per porsi 1½ ons, yang kira-kira sama dengan jumlah dalam secangkir kopi yang diseduh biasa.

Jadi satu porsi cokelat hitam mungkin cukup untuk meredakan sakit kepala akibat kecanduan kafein. Cokelat hitam juga merupakan sumber magnesium yang baik.

7. Jamur Dapat Meningkatkan Kesehatan Usus dan Mencegah Migrain

Kadang-kadang orang mengalami sakit kepala karena mereka memiliki masalah penyerapan di usus bagian bawah yang juga dikenal sebagai peningkatan permeabilitas usus.

Menambahkan makanan yang tinggi riboflavin atau vitamin B2 seperti jamur, quinoa, kacang-kacangan, dan telur membantu.

Sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa riboflavin dapat membantu mencegah migrain. Sub-komite American Academy of Neurology dan American Headache Society menyimpulkan bahwa riboflavin bisa menjadi alternatif yang efektif untuk mencegah sakit kepala migrain.

8. Yogurt Menghidrasi dan Dapat Meningkatkan Kesehatan Usus

Banyak penderita migrain mengalami gejala gastrointestinal seperti konstipasi atau sembelit. Dimana kondisi dehidrasi dapat menyebabkan sakit kepala dan konstipasi.

Yoghurt polos adalah makanan probiotik yang dapat mengatasi kedua masalah tersebut dengan meningkatkan kesehatan usus dan sebagai sumber cairan untuk hidrasi tubuh.

10. Brokoli Dapat Membantu Mencegah Migrain akibat Menstruasi

Perubahan kadar hormon dapat menyebabkan sakit kepala, terutama bagi wanita dengan migrain menstruasi atau sakit kepala, kata Brown. Penurunan kadar estrogen, yang terjadi tepat sebelum menstruasi dimulai, dapat memicu serangan, menurut Migraine Research Foundation.

Wanita yang menderita migrain jenis ini akan mendapat manfaat dari meningkatkan asupan sayuran silangan, karena pengaruhnya terhadap estrogen.

Beberapa penelitian menunjukkan fitoestrogen meningkatkan kepadatan mineral tulang dan penanda risiko kardiovaskular pada wanita pasca menopause, efek yang diharapkan estrogen pada wanita pramenopause.

Ada juga beberapa bukti bahwa fitoestrogen membantu mencegah serangan migrain menstruasi pada wanita pramenopause, menurut ulasan yang diterbitkan dalam Neurological Sciences.

Beberapa jenis sayuran yang mengandung senyawa ini antara lain Brokoli, kubis Brussel, dan bok choy bisa membantu jika memasukkan ke dalam menu makanan dalam komposisi yang lebih banyak dari biasanya.

11. Bayam dan Swiss Chard Merupakan Sumber Magnesium

Bayam, lobak Swiss, dan sayuran hijau lainnya adalah sumber magnesium yang bagus, yang dapat mengurangi atau bahkan mencegah migrain dalam beberapa kasus.

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa banyak orang dengan migrain memiliki kadar magnesium otak yang rendah, menurut Association of Migraine Disorders banyak orang dengan migrain mengonsumsi suplemen magnesium sebagai tambahan untuk obat migrain mereka.

Menurut pernyataan yang dibuat oleh Belinda Savage-Edwards MD, seorang ahli saraf di Huntsville, Alabama pada KTT Dunia Migrain 2021, suplemen yang mengandung magnesium harus melengkapi makanan yang dimakan,  terutama berbagai macam makanan sehat menyediakan magnesium.

12. Kacang Hitam Membantu Menjaga Kadar Glukosa Darah Stabil

Hipoglikemia reaktif atau penurunan gula darah setelah makan jenis makanan tertentu, dapat menyebabkan sakit kepala. Jika sakit kepala memburuk setelah waktu yang lama tanpa makanan yang bisa segera dikonsumsi, disarankan untuk beralih ke karbohidrat yang akan membuat kadar gula darah lebih stabil.

Jenis karbohidrat yang dapat membantu kadar gula darah lebih stabil antara lain kacang hitam dan labu. Jenis makanan ini memiliki beban glikemik rendah, yang berarti bahwa porsi makanan tertentu meningkatkan kadar glukosa darah perlahan dan bertahan lebih lama. Sebaliknya, makanan seperti nasi putih dan sereal sarapan yang diproses cenderung meningkatkan kadar glukosa darah lebih lebih cepat.